Sejarah Singkat Pelatihan Berbasis Komputer

Pelatihan Berbasis Komputer atau CBT sekarang banyak diadopsi dalam pendidikan, pelatihan perusahaan untuk mempelajari subjek apa pun dari matematika, sejarah hingga keterampilan penjualan, dukungan pelanggan, dan manajemen proyek. Kekuatan pendorong di balik kedewasaan industri CBT, bagaimanapun, telah menjadi industri penerbangan.

Pada tahun 1980-an, pelatihan dan simulasi berbasis komputer diperkenalkan ke program pelatihan percontohan untuk mengurangi biaya pelatihan dan menghindari masalah keamanan dalam pelatihan di tempat. Komite Pelatihan Berbasis Komputer Industri Penerbangan (AICC), sebuah asosiasi internasional profesional pelatihan berbasis teknologi, mengawasi dan mengembangkan pedoman untuk industri penerbangan dalam desain, implementasi, pengiriman, dan evaluasi CBT.

Pada awal 90-an, CBT telah masuk ke lembaga pendidikan dan pasar korporat. Manual instruksional ini berbasis teks dan sering mengajarkan pengguna cara menyelesaikan pelajaran tertentu. Sayangnya, komputer masih berkembang pada waktu itu, yang membuatnya sulit untuk ditambahkan ke ruang kelas. Pada saat itu, guru masih tidak setuju dengan menggunakan program CBT yang benar-benar berdasarkan. Meskipun ini adalah cara yang bagus untuk mempelajari topik tanpa harus terburu-buru, teknologinya menjadi pendek. Tidak sampai tahun-tahun berikutnya, multimedia yang lengkap, termasuk audio dan video, diintegrasikan ke dalam pelajaran ini. Dari sana, pelatihan berbasis komputer hanya menjadi lebih populer.

Seiring kemajuan teknologi, kursus pelatihan berbasis komputer juga semakin baik. Pada akhir 90-an, CBT penuh dengan video, streaming audio, dan beragam topik. Jenis pelatihan berbasis komputer ini diambil oleh universitas di seluruh dunia. Ini adalah ketika kursus online mulai mengambil bentuk penuh. Universitas menyediakan kelas online bagi mereka yang tidak bisa mengikuti kursus nyata. Dipenuhi dengan video ceramah dan ujian praktik, siswa dapat bekerja dengan kecepatan mereka sendiri. Meskipun ini terdengar seperti ide yang sulit, siswa menyukai penemuan ini. Itu tidak hanya memungkinkan yang sudah dipekerjakan untuk mendapatkan pendidikan lebih banyak, tetapi itu membantu mereka yang memiliki keterbatasan belajar bekerja pada waktu mereka sendiri.

CBT telah jauh melampaui pikiran mahasiswa. Hebatnya, itu juga telah mencapai pelatihan penerbangan. Pelatihan berbasis komputer sekarang memungkinkan pilot potensial untuk menggunakan simulasi tiket pesawat dan kursus yang dirancang untuk membantu mereka memahami konsep yang terlibat. Karena kenyataan bahwa banyak orang lebih suka belajar di lingkungan yang sepi, sehingga mereka dapat sering meninjau, CBT telah menjadi sangat populer di kalangan sekolah penerbangan. Program komputer ini juga mengajarkan informasi pasokan penerbangan, dan kebutuhan lainnya. Sebagai hasilnya, pilot dapat dengan mudah terbang dengan headset clark mereka, mengetahui bahwa mereka tahu segalanya tentang suplai pesawat.

Meskipun CBT masih kontroversial, sebagian besar universitas dan sekolah penerbangan telah menerima bentuk pembelajaran baru. Dengan siswa yang memiliki ketidakmampuan belajar tertentu, dan jadwal yang sulit, jenis e-learning ini membantu semua orang mendapatkan pendidikan yang bagus. Adalah mungkin untuk mencapai lebih banyak ketika kenyamanan dan fleksibilitas hadir. Anda tidak perlu lagi khawatir untuk pergi ke kampus tepat waktu, atau menyulap tiga pekerjaan dengan berbagai kursus yang berbeda. Bahkan pilot penerbangan dapat memimpikan kebebasan pendidikan, jika itu berarti menghabiskan lebih banyak waktu di rumah untuk mempelajari persediaan penerbangan terbaru. Bagi sebagian besar peserta, pelatihan berbasis komputer telah memungkinkan masyarakat membuka pikiran mereka untuk bersekolah. Siswa tidak perlu khawatir tentang ketinggalan. CBT memungkinkan, tidak peduli level apa Anda.

Comments on this post

No comments.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trackbacks and Pingbacks on this post

No trackbacks.

TrackBack URL